Dalam dunia simulasi penerbangan, banyak pilot terobsesi dengan "pendaratan mulus". Namun dalam penerbangan nyata, pendaratan sukses tidak selalu pendaratan lembut—ini adalah pendaratan presisi.
Menyentuh di Zona Touchdown (TDZ) adalah masalah keamanan dan penguasaan teknis. Dalam panduan ini, kami akan menjelajahi mengapa presisi mengalahkan kemulusan, dan cara meningkatkan teknik Anda.
Kalkulasi Jarak Pendaratan
Total jarak pendaratan dibagi menjadi dua segmen: Jarak Udara (dari melewati ambang batas pada 50 ft hingga touchdown, sekitar 300-450m) dan Ground Roll (jarak untuk menghentikan pesawat setelah touchdown).
| Faktor | Efek pada Jarak |
|---|
| Berat (Massa) | +10% berat = +10% jarak |
| Angin Belakang | 10 knot angin belakang = +20% jarak |
| Landasan Basah | Dapat menggandakan jarak pengereman |
| Ketinggian Tinggi | +1000 ft = +3-5% jarak (udara lebih tipis) |
Jarak tipikal: A320 ~1500m di landasan kering, B747 ~2000m. Nilai-nilai ini meningkat signifikan dengan faktor di atas.