Angin jarang bertiup lurus di landasan. Faktanya, pendaratan angin samping adalah salah satu tantangan paling umum yang dihadapi pilot—dan salah satu yang paling memuaskan untuk dikuasai.
Dalam panduan ini, Anda akan mempelajari dua teknik angin samping utama yang digunakan pilot profesional di seluruh dunia: Metode Crab dan Metode Wing-Low (Sideslip). Kami juga akan membahas batas pesawat dan cara menggunakan kalkulator angin samping kami untuk mempersiapkan setiap pendekatan.
Mengapa Teknik Angin Samping Penting
Angin samping mendorong pesawat Anda ke samping selama pendekatan. Tanpa koreksi, Anda akan menyimpang dari garis tengah dan berpotensi mendarat dengan beban samping pada roda—resep untuk pendaratan keras, kerusakan ban, atau lebih buruk.
Komponen angin samping adalah porsi angin tegak lurus terhadap landasan. Angin 20 knot pada 30° dari arah landasan menciptakan komponen angin samping 10 knot. Mengetahui angka ini membantu Anda memutuskan: mendarat, mengalihkan, atau menunggu.
💨
Siap untuk Pendekatan Anda?
Periksa komponen angin samping Anda sebelum setiap pendaratan dengan kalkulator gratis kami.
Hitung Angin Samping Saya →Metode Wing-Low (Sideslip)
Metode wing-low lebih disukai di pesawat kecil dan selama kondisi gusty. Anda miring ke arah angin sambil menggunakan rudder berlawanan untuk menjaga hidung sejajar dengan landasan.
Cara Melakukan Wing-Low
- Turunkan sayap ke arah angin menggunakan aileron (bank ke arah angin).
- Terapkan rudder berlawanan untuk mencegah hidung berputar dan tetap sejajar dengan landasan.
- Sesuaikan sudut bank sesuai kebutuhan untuk mempertahankan garis tengah. Lebih banyak angin = lebih banyak bank.
- Menyentuh pada roda utama upwind terlebih dahulu, kemudian turunkan roda lainnya dengan lembut.
Tips Pro: Banyak pilot menggabungkan kedua metode—crabbing pada pendekatan kemudian transisi ke wing-low tepat sebelum touchdown. Teknik hybrid ini mengurangi kelelahan selama pendekatan panjang.
Batas Angin Samping Pesawat
Setiap pesawat memiliki batas angin samping yang ditunjukkan. Melebihi batas ini secara signifikan meningkatkan risiko kehilangan kontrol. Berikut nilai tipikal:
| Pesawat | Landasan Kering | Landasan Basah |
|---|
| Airbus A320 | 38 kt | 29 kt |
| Boeing 737 | 35 kt | 25 kt |
| Boeing 787 | 38 kt | 29 kt |
| Cessna 172 | 15 kt | 12 kt |
Catatan: Ini adalah batas yang ditunjukkan, bukan maksimum absolut. Selalu periksa POH/FCOM pesawat spesifik Anda untuk nilai akurat.